DETAIL BERITA
Pesona Budaya Smala
Sejak mulainya tahun ajaran baru (2021/2022), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah mencanangkan program Sabtu budaya guna, melestarikan, mengembangkan, adat, kebudayaan, agar menjadi peradaban yang baik untuk generasi bangsa, serta Memiliki rasa cinta, kepedulian dan bangga dengan budaya dan tradiaionalnya, kebanggaan ini akan terus menanamkan nilai-nilai luhur yang diwariskan. Supaya bangsa ini kuat dengan tetap mempertahankan dan merawat budayanya.
Selasa 30/11 SMA Negeri 5 Mataram menggelar hari budaya yang bertemakan “ Harmoni pesona Smala” agenda ini merupakan kegiatan dari Sabtu Budaya yang dilakukan setiap minggunya dengan praktek-praktek baik tentang, gotong royong,permainan rakyat, olahraga traditional dan penguatan pengembangan organisasi sekolah.
Ini agenda-agenda yang kita sudah nantikan dan benar-benar kita persiapkan, inilah harmoni pesona smala, agenda ini merupakan kegiatan dari Sabtu Budaya yang dilakukan setiap minggunya dengan praktek-praktek baik. Ungkap kepala sekolah SMA Negeri 5 Mataram Siti Nurhani, S.Pd
Agenda ini menampilkan semua hal tentang budaya smala, seperti menyapa dengan hati, tadarrus, sholawatan, literasi, kreasi-kreasi siwa, kegiatan ekskul, jadi terkemas dalam satu agenda yang disebut harmoni pesona budaya.
Agenda ini kita sebut Harmoni budaya semala, ini hasil dari kerja sama antara waka kurikulum, kesiswaan, Humas, prasarana, TU, dan siswa-siswa kita dengan sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan suatu kesatuan yang luar biasa. Atas kerja sama ini kami pada hari ini mampu menampilkan budaya smala, mulai dari menyapa dengan hati yang kita kemas dengan penampilan rudat dan sambutan para hangat guru dan siswa di depan gerbang dan selanjutnya para tamu disambut kembali dengan lantunan sholawat dari tim marawis Risma Smala, tambah Nurhani.

Tidak hanya menampilkan Rudat, Marawis, agenda ini dilengkapi dengan pameran karya-karya siswa dari hasil pembelajaran Mata pelajaran seni, Prakarya Kewirausahaan, biologi, dan mata pelajaran lainnya, karyanya seperti pelakat, gambar tiga dimnesi, lukisan, Dan ada juga sajian minuman khas daerah (Serbat, jamu) yang dimana bahan-bahan bakunya diambil dari tanaman obat dan sayuran smala sendiri, serta adanya berugak literasi, orang yang duduk /singgah wajib berliterasi, seperti, membaca, berdiskusi, sharing, atau mmengulangi mata pelajaran.

Ada karya anak-anak kita juga ikut memeriahkan agenda ini seperti kata-kata motivasi yang mereka temple atau gantung diberugak literasi, kalo mau singgah harus berliterasi, membaca, atau berdiskusi ilmu pengetahuan, serta ada plakat, lukisan, bahkan anak-anak kita juga mampu membuat minuman herbal, minuman khas daerah, seperti jamu, serbat dan bahan-bahannyanya semua dari tanaman sekolah, jadi kita punya tanaman obat dan sayuran ada dbelakang sekolah. tutrnya

Nurhani menambahkan “Tidak cukup dengan beberapa penampilan tadi, harmoni budaya smala menampilkan banya kreasi-kreasi siswa seperti drama permaenan tradisional anatara anak-anak pramuka dan paskibraka, senam Gemargatra, demonstrasi PMR memberikan penolongan pertama, penampilan gendang belek dan presean, tari tradisonal, tari modern, pembacaan puisi dan ditutup dengan penyampaean budaya Smala oleh waka humas (Muhammad Sofyan, S.Pd.)”.


Agenda Harmoni budaya Smala dihadiri oleh Kadis Dikbud Provinsi NTB, Kabid GTK, Kabid SMA, Kabid Kebudayaan, KCD Lobar/Mataram, Komite dan Kepala seksi-seksi, serta Ibu-ibu darmawanita.